• Sabtu, 13 Agustus 2022

OMG, Benarkah Pelindo Akan Bangun Terminal LNG di Lahan Bodong

- Kamis, 4 Agustus 2022 | 12:10 WIB
ATR/BPN Kota Denpasar Sampaikan Lahan Reklamasi  reklamasi Pelindo di Damping I dan II merupakan lahan bodong karena belum bersertifikat
ATR/BPN Kota Denpasar Sampaikan Lahan Reklamasi reklamasi Pelindo di Damping I dan II merupakan lahan bodong karena belum bersertifikat

beritanusra.com -- Pernyataan mengejutkan dilontarkan pihak Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) Kota Denpasar. Sampai saat ini, lahan reklamasi Pelindo di Damping I dan II merupakan lahan bodong karena belum bersertifikat.

Diketahui, Pelindo telah melakukan pembangunan proyek di atas lahan reklamasi pada Damping I dan Damping II yang kembali mendapat suntikan anggaran milik negara sekitar Rp1,2 triliun untuk proyek pembangunan berdekatan dengan kawasan Teluk Benoa.

Namun Proyek reklamasi Pelindo dinyatakan oleh ATR/BPN Denpasar masih bodong, karena belum pernah mengajukan pengukuran lahan reklamasi. 

Baca Juga: Resmikan Terminal Multipurpose Wae Kelambu NTT Presiden Jokowi ingin BUMN PT. Pelindo Masuk 8 Besar Dunia

Hal tersebut disampaikan oleh Kasubag TU ATR/BPN Kota Denpasar Ida Ayu Ambarwati, Selasa (2/8/2022) lalu kepada sejumlah wartawan.

Menurutnya, terkait permohonan, pihaknya menyarankan agar menanyakan langsung ke Pelindo, mengingat hingga saat Pelindo belum pernah mengajukan permohonan ke ATR/BPN Kota Denpasar.

“Jadi saran kami silahkan koordinasi dengan Pelindo karena mereka yang punya proyek,” tegas Ida Ayu Ambarwati.

Dia menegaskan, terkait batas-batas lahan reklamasi di Teluk Benoa dan juga luasan, pihak ATR/BPN Denpasar tidak mengetahuinya karena belum ada laporannya ke ATR/BPN Denpasar.

Untuk diketahui, Wali Kota Denpasar I Gusti Ngurah Jaya Negara menolak penempatan terminal khusus (tersus) gas alam cair atau liquefied natural gas (LNG) di Desa Adat Sidakarya, Kecamatan Denpasar Selatan.


Jaya Negara menolak penempatan terminal LNG di Sidakarya karena tidak sesuai dengan rencana tata ruang dan wilayah (RTRW) Kota Denpasar. Menurutnya, jika dibangun di Sidakarya, pihaknya akan menolakn itu karena izin terminal khususnya tidak ada.

Halaman:

Editor: Muhammad Zulkipli

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X