• Selasa, 17 Mei 2022

7 Fakta Ditahannya "Sang Mantan", Diduga Gelapkan Dana Bumdes Patas Rp 5111 Juta Lebih

- Jumat, 21 Januari 2022 | 19:32 WIB
Dengan siaran pers  Nomor: PR – 02/N.1.11/Dek.1/01/2022, disampaikan Kejaksaan Negeri Buleleng Melalui Kepala Seksi Intelijen Kejari Anak Agung Ngurah Jayalantara, SH., MH.
Dengan siaran pers Nomor: PR – 02/N.1.11/Dek.1/01/2022, disampaikan Kejaksaan Negeri Buleleng Melalui Kepala Seksi Intelijen Kejari Anak Agung Ngurah Jayalantara, SH., MH.

BERITA NUSRA -- Salah seorang mantan pengurus BUMdesa Patas Kecamatan Gerokgak Kabupaten Buleleng akhirnya ditahan. Mantan Ketua Bumdesa ini diduga kuat melakukan tindak pidana korupsi Rp 511 juta lebih di Bumdes tersebut.

Hal ini diungkapkan oleh Kejaksaan Negeri Singarja dalam siaran Persnya, pada Kamis (20/01) kemarin. Dengan siaran pers Nomor: PR 02/N.1.11/Dek.1/01/2022, disampaikan Kejaksaan Negeri Buleleng Melalui Kepala Seksi Intelijen Kejari Anak Agung Ngurah Jayalantara, SH., MH. Berikut Fakta fakta yang dihimpun redaksi;

Pertama Penahanan Tersangka Atas Nama H Terkait Tindak Pidana Korupsi Dugaan Penyimpangan Dalam Pengelolaan Keuangan BUMDes Amarta Desa Patas Tahun 2010 sampai dengan Tahun 2017.

Baca Juga: Terkini, Tim SAR Gabungan Tetap Bekerja Keras Temukan Ibu dan Anak Yang Hanyut di Buleleng Bali

Kedua Bahwa dalam dugaan tindak pidana korupsi Penyimpangan Dalam Pengelolaan Keuangan BUMDes Amarta Desa Patas Tahun 2010 sampai dengan Tahun 2017 tersebut tersnagka menjabat sebagai Ketua BUMDes Amertha Desa Patas

Ketiga Diketahui bahwa dalam proses penyidikan ditemukan perbuatan melawan hukum yang dilakukan oleh tersangka H dengan bebarapa modus operandi diantaranya membuat kredit fiktif setelah dalam laporan terjadi ketidakseimbangan kas.

Keempat Modus yang dilakukan diduga dengan melakukan kredit fiktif dimana kredit fiktif dibuatkan ke masing-masing Banjar dinas, adanya cash bon dari pengurus sejak tahun 2013 sampai dengan 2015 dan

Kelima, dalam penarikan uang dari rekening selalu sendiri tanpa didampingi bendahara dan hanya sekali dilakukan bersama dengan bendahara.

Baca Juga: Silaturahmi Dengan Kejari Buleleng, Kader Gerindra Diminta Tidak Terjebak Korupsi

Halaman:

Editor: Muhammad Zulkipli

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Terkait Penundaan Pemilu 2024, Ini sikap Presiden Jokowi

Minggu, 27 Februari 2022 | 18:14 WIB

Oknum Debt Kolektor Pukul Ketua Umum KNPI Harris Pertama

Selasa, 22 Februari 2022 | 19:43 WIB

Pemerintah Kembali Luncurkan Kartu Pra Kerja 2022

Jumat, 18 Februari 2022 | 19:47 WIB

Terpopuler

X