Presiden Jokowi Minta Pengawasan OJK Jangan  Melemah di Masa Pandemi  

- Kamis, 20 Januari 2022 | 19:38 WIB
Dalam pertemuannya dengan OJK, Presiden Jokowi Meminta pengawasan OJK jangan melemah karena Pandemi
Dalam pertemuannya dengan OJK, Presiden Jokowi Meminta pengawasan OJK jangan melemah karena Pandemi

 

BERITA NUSRA -- Pandemi COVID-19 yang berkepanjangan telah menimbulkan luka yang dalam bagi sektor-sektor tertentu. Di saat yang sama, telah terjadi disrupsi rantai pasok global yang memicu peningkatan harga komoditas dunia dan menimbulkan inflasi global yang semakin tidak menentu. Oleh karena itu, diperlukan strategi penanganan yang lebih spesifik, detail dan efektif, serta penuh kehati-hatian agar tidak mengganggu upaya-upaya pemulihan yang sedang kita lakukan.

Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) menyampaikan hal itu pada Pertemuan Industri Jasa Keuangan Tahun 2022 dan Peluncuran Taksonomi Hijau Indonesia, secara virtual dari Istana Kepresidenan Bogor, Provinsi Jawa Barat, Kamis (20/01/2022).

“Di masa sulit, pengawasan tidak boleh kendur karena pengawasan yang lemah akan membuka celah, membuka peluang bagi munculnya berbagai modus kejahatan keuangan yang ujung-ujungnya akan merugikan masyarakat. Hal seperti ini tidak boleh terjadi lagi,” ujar Pesiden.

Presiden Jokowi juga menekankan, kebijakan dan instrumen pengawasan yang dikeluarkan oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) harus mampu mencegah meluasnya dampak pandemi, khususnya terhadap perekonomian dan sektor keuangan.

Baca Juga: Presiden RI Dorong Kemudahan Akses Permodalan Bagi UMKM

Selain itu juga harus dapat membantu sektor informal dan Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) agar mampu bertahan sehingga bisa tumbuh lebih baik dengan melakukan berbagai inovasi dan terobosan.

“Saya mengapresiasi jajaran Otoritas Jasa Keuangan yang dapat berkoordinasi dengan baik satu sama lain. Antara sektor jasa keuangan dengan sektor riil harus saling mendukung dan saling menguatkan di saat-saat sulit seperti ini,” ujarnya.

Presiden menambahkan, tanpa sektor jasa keuangan yang baik, perekonomian nasional tidak akan berjalan dengan baik dan berkelanjutan. Namun, sektor jasa keuangan juga tidak dapat tumbuh dengan kuat jika tidak didukung pergerakan sektor riil.

Halaman:

Editor: Muhammad Zulkipli

Sumber: Setkab RI/Kepresidenan

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Terkait Penundaan Pemilu 2024, Ini sikap Presiden Jokowi

Minggu, 27 Februari 2022 | 18:14 WIB

Oknum Debt Kolektor Pukul Ketua Umum KNPI Harris Pertama

Selasa, 22 Februari 2022 | 19:43 WIB

Pemerintah Kembali Luncurkan Kartu Pra Kerja 2022

Jumat, 18 Februari 2022 | 19:47 WIB

Terpopuler

X