• Selasa, 17 Mei 2022

Serangan Balik Koalisi Arab Tewaskan Pemimpin teror Houthi Pro Iran

- Rabu, 19 Januari 2022 | 19:27 WIB
Pemimpin teror Houthi Tewas dalam serangan balik yang dilakukan paukan gabungan koalisi arab
Pemimpin teror Houthi Tewas dalam serangan balik yang dilakukan paukan gabungan koalisi arab

BERITA NUSRA -- Seorang pemimpin teroris Houthi adalah satu dari sekitar 20 orang yang tewas pada Selasa ketika serangan udara oleh Koalisi untuk Memulihkan Legitimasi di Yaman menyerang sasaran milisi di Sanaa.

Diketahui bahwa Abdullah Qassim Al-Junaid adalah, kepala akademi penerbangan milisi yang didukung Iran, telah dijatuhi hukuman mati tanpa kehadirannya oleh pengadilan di Marib tahun lalu atas tuduhan melakukan kudeta militer dan melakukan kejahatan perang.

Serangan udara hari Selasa(18/01) telah menargetkan kamp dan benteng Houthi di ibu kota Yaman adalah yang terberat dalam hampir tiga tahun.

Mereka mengikuti serangan drone Houthi pada hari Senin di depot penyimpanan minyak di pinggiran ibukota UEA Abu Dhabi, di mana tiga orang tewas, dan peluncuran delapan drone bersenjata dari Yaman ke Arab Saudi, yang dicegat dan dihancurkan oleh pertahanan udara Kerajaan.

Baca Juga: Era Baru, Negara Iran dan Rusia Akan Menjalin Kerjasama dengan Rusia

Setelah serangan pesawat tak berawak hari Senin, UEA mengatakan pihaknya berhak untuk menanggapi "serangan teroris dan eskalasi kriminal," dan Putra Mahkota Saudi Mohammed bin Salman dan Putra Mahkota Abu Dhabi Sheikh Mohammed bin Zayed Al-Nahyan setuju dalam panggilan telepon untuk "bersama berdiri hingga tindakan agresi ini.”


Perdana Menteri Israel Naftali Bennett mengirim surat belasungkawa kepada putra mahkota Abu Dhabi, menawarkan “dukungan keamanan dan intelijen untuk membantu Anda melindungi warga Anda dari serangan serupa.”

Bennett berkata: “Saya telah memerintahkan badan keamanan Israel untuk memberikan bantuan apa pun kepada rekan-rekan mereka di UEA, jika Anda tertarik. Israel berkomitmen untuk bekerja sama dengan Anda dalam pertempuran yang sedang berlangsung melawan pasukan ekstremis di kawasan itu, dan kami akan terus bermitra dengan Anda untuk mengalahkan musuh bersama kami.”

Baca Juga: Kedutaan Rusia meminta AS untuk membatalkan rencana Penyediaan Senjata ke Ukraina

Halaman:

Editor: Muhammad Zulkipli

Sumber: Arab News

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Ratu Elizabeth Kena Covid, Badan kaku dan Susah Bergerak

Minggu, 20 Februari 2022 | 21:16 WIB

WHO Sedang Meneliti Potensi bahaya NeoCov

Jumat, 28 Januari 2022 | 09:41 WIB

Terpopuler

X