• Senin, 3 Oktober 2022

Rumah Ketua LPD Anturan Digeledah Tim Kejari Buleleng Amankan Empat Dokumen Penting

- Selasa, 9 Agustus 2022 | 17:58 WIB
10 Orang dari Tim Kejari Buleleng mengamankan empat dokumen penting kasus LPD Anturan
10 Orang dari Tim Kejari Buleleng mengamankan empat dokumen penting kasus LPD Anturan

beritanusra.com - Setelah menggeledah Kantor LPD Anturan, kini upaya penggeledahan lanjutan dilaksanakan oleh penyidik Kejaksaan Negeri Buleleng pada hari Selasa (09/08) di rumah tinggal tersangka NAW yang notabenenya adalah Ketua LPD Anturan.

Sebanyak 10 orang tim Kejari Buleleng dan dilaksanakan atas seijin dari pemilik rumah dalam hal ini istri tersangka NAW, selain itu penggeledahan di saksikan oleh Perbekel Desa Anturan , Kelian Adat Desa Anturan, Babinkantibmas Desa Anturan.

Diketahui dalam penggeledahan yang berlangsung dari pukul 15.00 WITA itu berhasil mengamankan 4 buah dokumen berupa kwitansi jual beli tanah, berita acara paruman, berita acara penunjukan desa adat dan berita acara terkait hak dan kewajiban pengurus LPD Anturan.

Penggeledahan berlangsung 2 jam berjalan dengan lancar yang selanjutnya di lakukan penyitaan terhadap dokumen yang ditemukan tersebut, terang Siaran Pers Kejari Buleleng, Nomor: PR – 33/N.1.11/Dip.4/08/2022.

Baca Juga: Siang Bolong, Tim Penyidik Kejari Geledah LPD Anturan Cari Dokumen Senilai 135 Milyard

Sebelumnya di hari yang sama, sekitar pukul 10.00 Wita Penyidik pada Kejaksaan Negeri Buleleng menerima kedatangan dari 8 (delapan) orang pengurus (dengan inisial S, PS, PA, GA, KD, AS, PS dan KR) yang bertujuan untuk mengembalikan uang reward kavling Tanah LPD Desa Adat Anturan serta menyerahkan bukti Polis Asuransi Jiwasraya mereka masing-masing.

Adapun 6 orang menyerahkan uang reward kapling Tanah LPD Desa Adat Anturan kepada penyidik Kejari Buleleng masing-masing sebesar Rp. 10.000.000,- (sepuluh juta rupiah) sehingga jumlah total sebesar Rp. 60.000.000,- (enam puluh juta rupiah) kepada penyidik Kejaksaan Negeri Buleleng.

Kemudian dua orang (atas nama PS dan KR) menggembalikan uang reward dari keuntungan kavling tanah LPD Desa Adat Anturan secara mencicil sebesar Rp 1.750.000,- (satu juta tujuh ratus lima puluh ribu rupiah) dan sebesar Rp 1.000.000,- (satu juta rupiah) kepada Penyidik Kejaksaan Negeri Buleleng.

Sedangkan sisa tunggakan mereka yang nilainya mencapai Rp. 30.000.000,-an akan dibayarkan dengan cara mencicil dan berjanji akan kembalikan sesegera mungkin kepada Penyidik Kejaksaan Negeri Buleleng.

Halaman:

Editor: Muhammad Zulkipli

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Polri Terus Dalami Kasus Penipuan 351 PMI oleh Agensi

Senin, 26 September 2022 | 19:33 WIB

Polda Kepri Gagalkan Pengiriman TKI Illegal ke Malaysia

Senin, 19 September 2022 | 10:49 WIB
X