• Senin, 3 Oktober 2022

Pengurus dan Kolektor LPD Anturan, Kembalikan Rewards Kavling ke Kejari Buleleng

- Senin, 1 Agustus 2022 | 18:30 WIB
2 orang pengurus LPD Anturan tersebut langsung menghadap penyidik kejaksaan
2 orang pengurus LPD Anturan tersebut langsung menghadap penyidik kejaksaan

beritanusra.com -- Pengurus LPD Anturan yakni yang posisinya sebagai bendahara, kembali datangi Kejari Buleleng, dengan tujuan untuk mengembalikan reward kapling tanah LPD Anturan kepada Penyidik Kejaksaan Negeri Buleleng. senin (01/08)

Kedatangan 2 orang pengurus LPD Anturan yang masing masing berposisi sebagai Bendahara LPD dan Kolektor,  tersebut langsung menghadap penyidik kejaksaan dengan maksud untuk melunasi dan mencicil uang reward tanah kapling LPD Anturan yang mereka peroleh dari transaksi LPD Anturan dalam bentuk Dana Rewards.

Bendahara LPD berinisial NLS, dirinya menyerahkan uang sebesar Rp 37.750.000,- (tiga puluh tujuh juta tujuh ratus lima puluh ribu rupiah) kepada tim Penyidik Kejari Buleleng sebagai bentuk pelunasan uang reward tanah kapling yang ia terima dengan total sebesar Rp 277.750.000,- (dua ratus tujuh puluh tujuh juta tujuh ratus lima puluh ribu rupiah).

Baca Juga: Kasus LPD Anturan Buleleng, Kolektor LPD Bermasalah itu Serahkan Dana Rewards Kepada Tim Kejari

Sebelumnya NLS juga telah menyerahkan sebidang tanah SHM dengan luas 400 meter persegi berlokasi di Desa Anturan dengan nilai Rp 240.000.000,- (dua ratus empat puluh juta rupiah) yang mana tanah tersebut ia peroleh dengan cara membeli (mencicil) dari uang reward yang ia terima selama bekerja di LPD Anturan.

Selain itu seorang kolektor berinisial GK juga datang menghadap Penyidik Pidsus Kejari Buleleng dan mengembalikan uang reward tanah kapling LPD Anturan senilai Rp 20.000.000,- (dua puluh juta rupiah) dari total Rp 147.750.000,- (seratus empat puluh tujuh juta tujuh ratus lima puluh ibu rupiah) yang harus ia lunasi.

Atas kekurangannya, kolektor GK membuat surat pernyataan akan kesiapannya untuk segera melunasi secepatnya. 

Menurut keterangan pihak kejaksaan, penyitaan terhadap uang tersebut akan digunakan sebagai pembuktian di dalam persidangan.

Hingga saat ini Penyidik Kejari Buleleng sudah berhasil mengamankan uang reward tanah kapling dari para pengurus LPD Anturan sebesar total Rp 258.500.000,- (dua ratus lima puluh delapan juta lima ratus ribu rupiah) dari 4 (empat) orang pengurus, serta dalam bentuk SHM sebanyak 3 SHM dari 3 (tiga) orang pengurus LPD Anturan Buleleng Bali.

Halaman:

Editor: Muhammad Zulkipli

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Polri Terus Dalami Kasus Penipuan 351 PMI oleh Agensi

Senin, 26 September 2022 | 19:33 WIB

Polda Kepri Gagalkan Pengiriman TKI Illegal ke Malaysia

Senin, 19 September 2022 | 10:49 WIB
X