• Senin, 3 Oktober 2022

Kasus LPD Anturan Buleleng, Kolektor LPD Bermasalah itu Serahkan Dana Rewards Kepada Tim Kejari

- Jumat, 29 Juli 2022 | 14:55 WIB
PS Kembalikan Reward Dari Kasus LPD Anturan Keppihak Kejari Singaraja
PS Kembalikan Reward Dari Kasus LPD Anturan Keppihak Kejari Singaraja

Beritanusra.com -- Setelah menahan Ketua LPD Anturan NAW, kini secara bergantian pengurus dan rekanan LPD Anturan mendatangi penyidik, kali ini SP yang dulunya bertugas sebagai kolektor dengan tujuan untuk mengembalikan dana reward kavling.


Kasi Intel Kejari Buleleng AA Jayalantara mengatakan Pria tersebut berinisial PS mengaku bahwa dirinya selama ini bekerja di LPD sebagai Kolektor.

Dalam pengakuannya kolektor ini mengaku mengaku bahwa dirinya sudah pernah terima sejumlah uang reward kavling tanah namun sudah dibelanjakan untuk mencicil sebidang tanah seluas 175 M2 di Desa Anturan.

Baca Juga: Lapas Kelas II Singaraja Bebaskan WNA Jerman Melalui Program Asimilasi di Rumah


"Sejak PS bekerja di LPD Anturan sebagai kolektor bahwa ia membenarkan telah menerima uang reward kavling tanah sebesar Rp. 181.750.000,- (seratus delapan puluh satu juta tujuh ratus lima puluh ribu rupiah) dalam 5 (lima) kali pencairan. Namun PS menggunakan uang tersebut untuk membeli sebidang tanah dengan luas 175 M2 di Desa Anturan Kecamatan Buleleng, (yang saat ini ia tempati) dengan cara mencicilnya sejak tahun 2012," ungkap Kasi Intel Kejari Buleleng ini.


Hal ini juga diakui PS bahwa uang yang digunakan untuk mencicil tersebut merupakan uang reward kavling tanah LPD Anturan. Adapun total harga tanah yang dibeli oleh PS adalah sebesar Rp. 185.000.000,- (seratus delapan puluh lima juta rupiah).


"Saya dengan niatan untuk mengembalikan dana reward kavling tanah yang saya peroleh ini tanpa ada paksaan dari siapa pun saya mengembalikan ini dengan kesadaran diri sendiri, mengikuti langkah teman-teman yang sebelumnya juga silir berganti mengembalikan uang reward," Ungkap PS

Lebih Lanjut Kasi Intel mengatakan sebelumnya, Rabu 27 Juli 2022 Penyidik pada Kejari Buleleng juga melakukan pemeriksaan terhadap seorang saksi yang merupakan teman bisnis tersangka NAW, yakni IAW.

Pemeriksaan Tim Penyidik LPD Anturan menemukan aliran dana dari rekening LPD Anturan yang atas nama tersangka NAW ke rekening pribadi saksi tersebut (IAW).

Halaman:

Editor: Muhammad Zulkipli

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Polri Terus Dalami Kasus Penipuan 351 PMI oleh Agensi

Senin, 26 September 2022 | 19:33 WIB

Polda Kepri Gagalkan Pengiriman TKI Illegal ke Malaysia

Senin, 19 September 2022 | 10:49 WIB
X