• Selasa, 29 November 2022

Mengenal Lima Kelompok Etnis Rusia Yang Telah Punah

- Sabtu, 27 November 2021 | 12:08 WIB
Etnsi di Rusia (berita nusra)
Etnsi di Rusia (berita nusra)


BERITANUSRA -- Ada lebih dari 190 kelompok etnis yang berbeda yang tinggal di Rusia saat ini. Dari sekian banyak kelompok etnis tersebut, ada lima kelompok etnis di Rusia dinyatakan identitasnya telah punah. Menurut standar sejarah Rusia, kelima masyarakat adat Rusia menghilang relatif baru-baru ini.

Bisa jadi punahnya identitas kelima etnis tersebut akibat penggabungan budaya, tradisi dan bahasa mereka yang berbeda-beda.

Sebagaimana dilansir Rusia Beyond, pada abad ke-17, orang Curonian telah bercampur dengan orang-orang Baltik, dan pada abad ke-14 orang Meryan berasimilasi dengan Mari dan Mordva. Sementara itu, Bulgar akhirnya menjadi bagian dari etnogenesis (proses kelahiran dan pembentukan masyarakat) Tatar, Kumyks, dan Nogai yang memberikan nama mereka ke seluruh negara Bulgaria.

Baca Juga: Menengok Kerjasama China dan Rusia 'Bergandengan tangan' Dampak Buruk Pandemi Covid-19

Adapun Etnis Rusia yang dinyatakan telah musnah yaitu:

Suku Evrimeiset (Äyrämöiset). Mereka awalnya tinggal di sepanjang Sungai Vuoksi - utara Sankt Peterburg dan berhubungan dengan orang Finlandia, Karelia, dan Izhoria. Suku mereka berasal dari gereja Lutheran dan sebagian Ortodoks Rusia tetapi memiliki adat dan bahasa mereka sendiri. mirip dengan orang Karelia dan Finlandia.

Suku Evrimeiset secara historis, berasal dari Tanah Genting Karelia - Utara Sankt Peterburg, telah menjadi rumah bagi banyak masyarakat adat. Pada waktu yang berbeda, wilayahnya melewati antara Rusia dan Swedia. Adapun berbagai orang Rusia, Swedia, Finlandia, Vepsia, Vods, dan Karelia tinggal di sini.

Pada awal abad ke-17, provinsi Ingria berdirididirikan di sini, etnis Evrimeiset merupakan mayoritas penduduknya. Tetangga baru mereka adalah Savakot, pemukim dari Savonia, salah satu wilayah Finlandia. Mulanya, kedua kelompok etnis tersebut tidak banyak bercampur, namun, pada akhir abad ke-19 dan awal abad ke-20, perbedaan antara kedua kelompok tersebut sebagian besar telah hilang dan penduduk kedua negeri itu hanya disebut "orang Ingria". Lalu, orang Ingris juga dianggap sebagai penduduk asli di sana dengan sedikit perwakilan yang masih hidup: hanya 4.000 penduduk atau lebih yang tinggal di Leningrad Oblast saat ini. Daftar desa tradisional kelompok etnis Evrimeiset meliputi: Luppolovo, Vartemyagi, Rappolovo, Toksovo, Baryshevo dan Kavgolovo.

2. Orang-orang Mator
Orang Samoyed, 1890-an.

Arsip S. Burasovsky / Russiainphoto
Sekarang mari kita ke Siberia. Di lereng utara Pegunungan Sayan (selatan Krasnoyarsk krai dan Khakassia) Siberia, belum lama ini tinggal para etnis Mators, yang termasuk dalam suku Samoy(juga termasuk Nenets, Enets, Nganasan). Layaknya masyarakat utara lainnya, pekerjaan utama mereka adalah berburu dan menggembala rusa. Bahasa Mator adalah salah satu dari dua bahasa utama Samoyed (bahasa Kamasi adalah yang lainnya), tetapi sekarang mereka dianggap telah punah. Selama abad ke-19, Mator berasimilasi dengan tetangga mereka, Tuvinia dan Khakas. Banyak perwakilan dari etnis Mator meninggal karena epidemi cacar.

Halaman:

Editor: Muhammad Zulkipli

Sumber: rbth.com

Artikel Terkait

Terkini

Mengenal Lima Kelompok Etnis Rusia Yang Telah Punah

Sabtu, 27 November 2021 | 12:08 WIB
X