• Selasa, 29 November 2022

Sosialisakan Pergub Bali Nomor 45 Tahun 2019 tentang Bali Energi BersihBali, Pemprov Dorong Pemanfaatan EBT

- Rabu, 28 September 2022 | 09:05 WIB
pemanfaatan EBT merupakan aktualisasi misi nomor 21 yaitu mengembangkan tata kehidupan Krama Bali, menata wilayah, dan lingkungan yang hijau, indah dan bersih
pemanfaatan EBT merupakan aktualisasi misi nomor 21 yaitu mengembangkan tata kehidupan Krama Bali, menata wilayah, dan lingkungan yang hijau, indah dan bersih


Beritanusra.com (Bali) -- Guna mendorong optimalisasi pemanfaatan sumber Energi Baru Terbarukan (EBT, Pemprov Bali melaksanakan sosialisasi dan evaluasi penggunaan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) atap.

Kegiatan sosialisasi dan evaluasi yang berlangsung di Ruang Wiswa Sabha Utama Kantor Gubernur Bali, Selasa (27/9) juga menjadi bagian dari perayaan Tumpek Wayang yang mengacu pada Instruksi Gubernur Bali Nomor 11 Tahun 2022.

Asisten Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat I Gede Indra Dewa Putra yang hadir mewakili Sekda Provinsi Bali menyampaikan bahwa kegiatan sosialisasi dan evaluasi ini menjadi bagian penting dari implementasi Visi Nangun Sat Kerthi Loka Bali Melalui Pola Pembangunan Semesta Berencana Menuju Bali Era Baru.

Diungkapkan olehnya, pemanfaatan EBT merupakan aktualisasi misi nomor 21 yaitu mengembangkan tata kehidupan Krama Bali, menata wilayah, dan lingkungan yang hijau, indah dan bersih.

Melalui kegiatan sosialisasi, Ia berharap peserta akan memiliki pemahaman yang lebih luas terhadap Peraturan Gubernur Bali Nomor 45 Tahun 2019 tentang Bali Energi Bersih. Indra Dewa Putra menyebut, salah satu hal spesifik yang diatur dalam Pergub 45 Tahun 2019 adalah pemanfaatan PLTS atap.

Hal terlihat dari peningkatan cukup signifikan dalam pemasangan PLTS atap. Hal ini tak terlepas dari gencarnya pembangunan stokis PLTS atap dalam rangka menyambut event akbar Presidensi G20.

Baca Juga: Belajar dari Pameran Kriya Nusa 2022, Putri Koster Harap Kerajinan Nusantara Jangkau Pasar Dunia

“Peningkatan daya yang dihasilkan cukup signifikan, yaitu dari 4 megawatt peak menjadi 10 megawatt peak. “Saya berharap, kegiatan sosialisasi ini bisa memberi pemahaman yang lebih baik tentang PLTS atap sehingga penggunaannya dapat diperluas,” ungkapnya. Melalui berbagai upaya yang dilakukan, Indra Dewa Putra ingin Bali bisa menjadi pionir dalam pemanfaatan energi yang ramah lingkungan.

Kepala Dinas Ketenagakerjaan dan ESDM Bali Ida Bagus Ngurah Arda mengatakan, kegiatan ini bertujuan mendorong pemanfaatan PLTS atap yang merupakan amanat Pergub Nomor 45 Tahun 2019.

Ia menyebut, penggunaan sumber energi terbarukan adalah langkah penting dalam upaya menjaga dan melestarikan lingkungan serta mengurangi pemanasan global. Ditambahkan olehnya, kegiatan ini diikuti 70 orang peserta dari OPD Pemprov Bali, Kelompok Ahli Gubernur Bali, Sekda Kabupaten/Kota se-Bali, akademisi, badan usaha, perbankan dan asosiasi.

Halaman:

Editor: Muhammad Zulkipli

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Polres Buleleng Gelar Operasi Zebra Agung 2022

Kamis, 24 November 2022 | 20:25 WIB

BP2ID Pemkab Buleleng Pacu Setiap SKPD Lakukan Inovasi

Selasa, 22 November 2022 | 20:50 WIB
X